Tuesday, June 29, 2010

Anda jelas tentang reaksi menguap?


Menguap dengan mulut terbuka lebar di tengah suasana formal memang rasanya kurang sopan. Selain tanda-tanda kelelahan, bosan atau mengantuk, sebenarnya menguap mempunyai manfaat positif bagi kesihatan manusia.

Seorang saintis di bidang sistem saraf(neuroscientis), Andrew Newberg, Pengarah The Centre for Spirituality and the Mind dari University of Pennsylvania, mengatakan, menguap merupakan salah satu rahasia kesihatan.

"Kalau anda ingin punyai otak yang sihat, sangat penting untuk menguap," katanya.

Menguap, menurut Newberg akan menstimulasikan irama saraf di bahagian tertentu di otak dan mengatur suhu otak dan metabolisme badan. Seluruh fungsi ini akan meningkatkan kawalan otot-otot
badan bahkan menghilangkan 'jet lag'.
Oleh sebab itu, dia menyarankan agar kita
menguap
setidak-tidaknya 10 kali setiap hari.

Selain memberi impak positif bagi otak, menguap juga boleh menjadikan tubuh badan jadi lebih rileks.

"Menguap lebih efektif dari meditasi untuk meningkatkan fungsi kongnitif," kata Newberg.

Penelitian juga menunjukkan menguap akan merangsang bahagian otak yang berfungsi pada rasa empati dan kepedulian sosial.

Menguap juga membantu mengatur jam biologi tubuh. Saat kita sedang lelah, menguap merupakan isyarat agar kita segera beristirehat atau tidur.

Editor : Hertanto
Sumber : Natural Solution, Indonesia
Disunting : Pn Norhaslina Hassan

Sunday, June 27, 2010

MITOSIS & Binary Fission(read more, klik here)


Mitosis is the scientific term for nuclear cell division, where the nucleus of the cell divides, resulting in two sets of identical chromosomes. Mitosis is accompanied by cytokinesis in which the end result is two completely separate cells called daughter cells. There are four phases of mitosis: prophase, metaphase, anaphase and telophase.



Binary fission is a form of asexual reproduction which is used by all prokaryotic organisms, and some eukaryotic organisms like fungi as well. In addition to being used to duplicate whole organisms, binary fission is also utilized within the cells of eukaryotic organisms by some of the organelles. In this process, two daughter cells are produced by a single parent cell which effectively clones itself. The Escherichia coli bacterium has been used extensively by researchers studying binary fission, as it provides a classic example of this asexual reproduction method in action, and it is very abundant.
Related Posts with Thumbnails